kegiatan

now browsing by tag

 
 

Interviewed FranKKomiK Di PopCon Asia 2018

Video liputan interviewed FranKKomiK pada acara Popcon Asia 2018 tentang komik Setan Jalanan dan Sabit Liar

Tiga Band Terkonfirmasi Tampil Di Panggung Popcon Asia 2018

Guys, FranKKomiK sebagai Pilar Musik  Clash Of Pop dengan bangga mengumumkan penampilan The Adams di panggung utama Popcon Asia 2018, bersanding dengan White Shoes & The Couples Company (WSATCC) dan The Goodnight Electric.

Ketiga band yang sangat akrab dengan dunia seni rupa dan kultur pop ini direncanakan akan tampil di hari kedua Popcon Asia, 23 September mendatang.

Seperti yang telah diumumkan juga beberapa waktu lalu saat konferensi pers, WSATCC dan Goodnight Electric akan membawakan masing-masing satu lagu baru yang mereka ciptakan khusus, yang bertema tentang sebuah karakter komik Indonesia. Wow! Karakter apa, ya? Ikuti terus perkembangan beritanya di situs resmi FranKKomiK.

Popcon Asia 2018: Clash Of Pop diadakan di ICE BSD, 22-23 September 2018. Pesan tiketmu melalui https://ticket.popconinc.com sekarang juga, guys!

SWEET 17! [Catatan Manis FranKKomiK Di Tahun 2017]

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun serasa sehari. Sangat cepat. Secepat munculnya ide serta terwujudnya gagasan kami di FranKKomiK, yang berawal dari sebuah rencana kerja, hingga menjadi aksi kerjasama nyata dengan berbagai pihak, dan alhamdulillah, sedikitnya tercatat tak kurang dari tiga “proyek terbaik” telah berhasil kami luncurkan.

Di awal tahun 2017 kami menggebrak dengan sebuah proyek yang diberi judul Aksi Setan Jalanan, sebuah sandiwara radio yang diangkat dari komik trilogi Setan Jalanan yang ditulis kreatornya sendiri, Franki Indrasmoro, dan digambar oleh Haryadhi, terbitan Cendana Art Media (2013-2016), bekerjasama dengan 98.7 Gen FM Jakarta. Sandiwara radio yang memiliki istilah khusus Film Di Radio (FDR) sebanyak 10 episode ini mengudara setiap pekan sejak 13 April 2017.

Lauching Film Diradio Aksi Setan Jalanan

Lauching Film Diradio Aksi Setan Jalanan

Idenya muncul dari niatan FranKKomiK untuk mensosialisasikan komik lokal ke publik yang lebih luas – bukan lagi sekedar komunitas – dengan menggunakan corong media luar ruang yang belum biasa kami lakukan. Sebuah proyek lintas media yang bahkan boleh dibilang belum pernah dilakukan oleh studio maupun penerbit komik manapun di Indonesia, sejauh ini. Ternyata ide kami tersebut disambut baik oleh Gen FM. Dengan hanya beberapa kali pertemuan serta koordinasi teknis terkait pengembangan naskah yang ditulis oleh Ndit Naratama dan Hermawan Kurnianto, juga teknis produksi dibawah besutan sutradara Ndit Naratama langsung, akhirnya FDR Aksi Setan Jalanan berhasil tayang dengan para pemain (pengisi suara) berkelas, di antaranya Deva Mahendra, Abimana Aryasatya, Shareefa Daanish, Chelsea Islan dan Sammy Bramantyo, serta didukung oleh penata musik kenamaan, Ifa Fachir.

Kini re-run FDR Aksi Setan Jalanan masih dapat dinikmati di podcast dan kanal Youtube Gen FM dalam bentuk motion comics garapan rekan penerbit komik digital kami, Ciayo Comics.

Berikutnya adalah Geng Bedug, sebuah komik cerita positif untuk anak kreasi Arya Baja dan Franki Indrasmoro, yang berisi kisah dan nasihat ini berhasil terealisasi dengan baik bersama penerbit Rekomika, di bawah bendera penerbit Republika. Awalnya Geng Bedug tampil dalam format media sosial Instagram (akun @gengbedug) pada Ramadhan tahun 2016 silam, dan komik strip sebagai pengisi halaman khusus bulan Ramadhan tahun ini di harian Republika. Akhirnya kini Geng Bedug hadir dalam bentuk buku cetak dan pertama kalinya diluncurkan di acara Pop Con Asia 2017, 6 Agustus 2017. Komiknya digambar oleh Doni Kudjo, seorang komikus asal Semarang yang populer dengan beberapa karyanya yang bernafaskan Islam.

Launching Geng Bedug

Launching Geng Bedug di Popcon Asia 2017

Geng Bedug

Berbarengan dengan diluncurkannya Geng Bedug di Popcon Asia 2017, di sana kami juga meluncurkan lagi produk komik yang merupakan kolaborasi FranKKomiK dengan Skylar Comics, sebuah studio dan penerbitan komik sahabat kami – mempertemukan dua karakter komik lokal dari semesta yang berbeda. Setan Jalanan bertemu dengan Volt.

Volt X Setan Jalanan

Volt X Setan Jalanan

Sebetulnya ide ini sudah cukup lama muncul; sekitar tahun 2014 silam, menurut pengakuan Marcelino Lefrandt dari Skylar Comics (kreator Volt) dan Franki Indrasmoro dari FranKKomiK (kreator Setan Jalanan). Saat itu mereka tengah terlibat obrolan ringan di acara Jakarta Cosplay Parade. Awalnya hanya berniat mempertemukan Volt dan Setan Jalanan melalui medium foto saja. Namun pada kelanjutannya setelah foto beredar di media sosial, ternyata respon netizen sangat positif. Mereka menginginkan agar Volt dan Setan Jalanan benar-benar dipertemukan dalam cerita komik.
Menanggapi ini, Marcelino dan Franki kemudian membahas lagi lebih serius tentang konsep dan bagaimana merealisasikan ide ini, bersama co-creator Volt, Aswin Siregar. Kami sepakat menyebut pertemuan dua tokoh pembasmi kejahatan ini dengan nama Volt X Setan Jalanan (VSJ).

Awalnya VSJ ingin diterbitkan dalam bentuk buku cetak, di bawah penerbitan Skylar Comics. Namun tampaknya kami harus menerima kenyataan bahwa peluang komik Indonesia di pasaran belum terlalu mendukung geliat dan semangat para komikusnya. Terutama untuk genre cerita action. Proyek VSJ pun sempat terhenti di sepanjang tahun 2015.

Di awal 2017, datanglah Ciayo Comics, sebuah penerbit komik berbasis digital, yang khusus menerbitkan karya para komikus Indonesia. Ciayo datang ke FranKKomiK untuk mengajak Setan Jalanan bergabung dalam platform mereka. Ini merupakan kesempatan baik bagi kami menawarkan proyek VSJ – yang saat itu sedang vakum – ke Ciayo. Alhamdulillah, gayung bersambut. Ciayo tertarik dengan konsep kolaborasi kami dengan Skylar Comics tersebut.

Kini, VSJ bisa kalian nikmati secara gratis, hanya dengan mengunduh aplikasi Ciayo Comics di ponsel-pintar kalian, atau dengan masuk ke situs www.ciayo.com. VSJ ditulis naskahnya oleh Rama Reksoprodjo, digambar oleh M. Arief Russanto, dan warna oleh Iwan Joko Triyono bersama Warnia K. Sahadewa.

Tahun 2017 hari ini telah mencapai penghujungnya. Apa langkah selanjutnya FranKKomiK? Tentunya masih banyak progres pekerjaan yang sedang FranKKomiK lakukan, danmasih banyak ide, juga rencana yang hendak kami jalankan. Menghadapi tahun mendatang, kami akan terus mencoba membuat hal-hal baru yang nantinya akan bisa menjadi referensi serta kontribusi untuk industri komik Indonesia.

Terima kasih, 2017; tahun termanis & terbaik bagi FranKKomiK, sejauh ini – terhitung sejak berdirinya kami tahun 2015 lalu. Semoga di tahun mendatang akan lebih baik lagi. Baik untuk kami, baik untuk kalian, baik untuk Komik Indonesia.

Salam Komik Indonesia!

 

Jakarta, 31 Desember 2017

 

Aria Baja (co-Founder FranKKomiK)

PELUNCURAN VOLT X SETAN JALANAN DI POPCON ASIA 2017

Yang ditunggu akhirnya datang juga, Komikfrens. Volt X Setan Jalanan, sebuah kolaborasi epik FranKKomiK dengan Skylar Comics tayang perdana di CIAYO Comics hari Sabtu, 5 Agustus 2017, tepat pukul 5 sore. Unduh aplikasi CIAYO Comics dan nikmati petualangan crossover Kelana dan Josephine bersama Volt – Superhero Indonesia.

Franki Indrasmoro selaku kreator Setan Jalanan menyebutkan bahwa VSJ (penyebutan singkat untuk Volt X Setan Jalanan) merupakan proyek jembatan akan kisah lanjutan dari komik trilogi Setan Jalanan yang diterbitkan Cendana Art Media pada periode 2014-2016 lalu. Jadi, bagi yang sudah membaca kisah serial komik tersebut, jangan sampai melewatkan cerita yang satu ini.

Walau sudah tayang di tanggal 5 Agustus, namun VSJ tetap akan melangsungkan peluncuran resminya satu hari setelahnya, di perhelatan Popcon Asia 2017 yang digelar di Jakarta Convention Center. Peluncurannya dimulai pada pukul 15:00 WIB, sampai selesai. Pastikan kamu hadir di sana, guys!

Sebagai kilas balik tentang VSJ, buka link ini, guys. Artikel yang ditulis Franki Indrasmoro untuk FranKKomiK News:
https://www.frankkomik.com/news/volt-x-setan-jalanan-sebuah-proyek-kolaborasi-frankkomik-skylar-comics.html .

peluncuran-volt-x-setan-jalanan-di-popcon-asia-2017

YUK, RAMEIN LAUNCHING GENG BEDUG!

Sudah kita ketahui semua, guys, kalau di Popcon Asia 2017 FranKKomiK akan meluncurkan 2 produk baru. Nah, salah satunya yang ini nih…

GENG BEDUG!

Karakter kreasi Aria Baja dan Franki Indrasmoro ini siap luncur secara fisik di hari kedua Popcon Asia, tepatnya hari Minggu, 6 Agustus 2017, di Booth C-19A milik CIAYO Comics.

Buku komik Geng Bedug yang siap diluncurkan ini adalah kumpulan komik strip yang digambar oleh Doni Kudjo, yang pernah terbit di akun Instagram @gengbedug pada Ramadhan tahun lalu, di harian Republika pada Ramadhan 2017 ini, dan beberapa cerita baru yang cuma ada di versi cetak tersebut.

Buku komik Geng Bedug adalah persembahan FranKKomiK bersama penerbit Rekomika.

Sampai jumpa, Komikfrens!

Simak Film Di Radio “AKSI SETAN JALANAN”, SEKARANG!

Film Di Radio AKSI SETAN JALANAN sudah tayang episode pertamanya hari Kamis lalu (13/4/2017) di Gen FM, tepatnya jam 09:00 WIB. Selama 30 menit kamu ditemani sandiwara radio yang merupakan adaptasi dari trilogi komik Setan Jalanan yang ditulis oleh Franki Indrasmoro.

Film Di Radio Aksi Setan Jalanan (FDR ASJ) episode pertama ditayangkan ulang jam 17:00 dan 22:00 WIB hari Kamis itu juga. Dan episode berikutnya akan tayang setiap Jumat, di jam yang sama, tiga kali sehari.

Hari Selasa kemarin (12/4/2017) telah berlangsung konferensi pers FDR ASJ, di kantor Gen FM, di Menara Imperium, Jakarta. Acara berlangsung lancar dan sukses.

FK-News-140417-001
Foto lainnya suasana konferensi pers FDR ASJ bisa dilihat di: https://www.facebook.com/FrankKomik/posts/692879657585542?notif_t=like&notif_id=1492001363912307 (dok. FRANKKOMIK)

Bila Setan Jalanan di komik berkisah tentang kehidupan seorang mahasiswa bernama Kelana yang menyembunyikan jati dirinya sebagai pembela kebenaran yang dijuluki Setan Jalanan demi menuntaskan dendam atas kematian orangtuanya, beda lagi dengan FDR Aksi Setan Jalanan yang dibesut oleh Gen FM ini. Sepak terjang Setan Jalanan yang membuatnya ditakuti penjahat sekaligus diburu oleh polisi itu menarik perhatian seorang produser Gen 98,7 FM yang bernama Tya. Di tengah perburuannya itu Tya menemukan fakta bahwa sebenarnya Setan Jalanan tidak layak untuk diburu oleh polisi, karena justru ia malah sebetulnya membantu kinerja polisi.

FK-News-140417-002
Film Di Radio Aksi Setan Jalanan bisa kamu simak di Gen 98,7 FM. Bisa juga dengan cara streaming atau melalui podcast di www.987genfm.com/streaming .

Mengapa sandiwara radio? Pepeng, sapaan akrab Franki, menjawab, “Ini merupakan langkah FranKKomiK untuk mengenalkan karakter komik Setan Jalanan ke publik yang lebih luas. Tidak hanya sebatas para penggemar komik atau pembaca buku. Bisa dibilang, ini adalah produk turunan dari komik Setan Jalanan. Umumnya orang akan berpikir untuk membuat film yang diadaptasi dari komik. Itu biasa. Pun, biayanya akan sangat besar. Saat ini mungkin belum saatnya untuk Setan Jalanan. Tapi sandiwara radio… Itu sangat tidak mainstream saat ini. Tapi bisa jadi akan membawa kesegaran baru, mengingat sudah lama sekali nggak ada lagi yang meramaikan sandiwara radio.”

Lalu Pepeng melanjutkan, “Saat pertama terpikir untuk membuat sandiwara radio, saya langsung berdiskusi dengan mas Aria Baja, rekan saya di FranKKomiK. Mas Baja langsung terpikir Gen FM. Karena memang ternyata Gen FM sudah mulai meramaikan sandiwara radio beberapa tahun belakangan ini, melalui Film Di Radio-nya.”

Bicara mengenai istilah Film Di Radio, Presiden Direktur Gen 98,7 FM Adrian Syarkawie mengatakan salah satu keunikan dari FDR ASJ ialah menerjemahkan aksi laga melalui audio atau suara. Beragam emosi, ketegangan hingga situasi mendebarkan lain dalam FDR ASJ benar-benar dihadirkan hanya dengan mengandalkan kombinasi suara para pemain dan efek suara pendukung lain.

“Film Di Radio bukanlah sandiwara radio biasa. Perlakuannya berbeda. Di sini tidak ada narator yang mengomunikasikan situasi. Alur cerita berjalan penuh seperti film, tanpa narasi,” ungkap Adrian, “Itulah yang membedakan antara Film Di Radio dengan sandiwara radio lainnya.”

Berjalan selama 10 episode, FDR ASJ persembahan Gen 98,7 FM, FranKKomiK dan Aspira Premio ini dibintangi oleh Deva Mahenra sebagai Kelana Perwiro alias Setan Jalanan, Shareefa Daanish (Madam Jo, rekan Kelana sekaligus otak dari proyek Setan Jalanan), Sammy Bramantyo (Jarot Maruli, kawan lama Kelana sekaligus musuh besarnya), Abimana Aryasatya (Inspektur Surya, polisi ambisius yang terobsesi untuk menangkap Setan Jalanan), dan Chelsea Islan sebagai Tya.

Disutradarai oleh Aditya Naratama, yang juga bertindak sebagai penulis naskah bersama Hermawan Kurnianto, original soundtrack FDR ASJ beserta music scoresnya digarap oleh Ifa Fachir. Terdapat dua lagu soundtrack di sini. Judulnya Berkelana dan Rasa Yang Tersembunyi. Semua ditulis oleh Ifa Fachir bersama Aditya Naratama, dan dinyanyikan oleh Deva Mahenra. Salah satunya featuring Sivia Azizah.

Selamat menikmati Aksi Setan Jalanan, Komikfrens!

Setan Jalanan @tumplek blek 2017

Inilah sedikit cuplikan #AksiSetanJalanan di #TumplekBlek2017 kemarin (Sabtu, 1 April 2017). Menampilkan Ghanni Grimaldi sebagai Setan Jalanan stunt rider. Ghanni adalah seorang freestyler muda asal Semarang; juara 2 freestyle motor tingkat ASEAN.Aksi #SetanJalanan di Otobursa Tumplekblek ini dipersembahkan oleh #FranKKomiK dan Gen 98.7 fm Jakarta dalam rangka menyambut FDR (film di radio alias drama radio) berjudul AKSI SETAN JALANAN yang akan segera tayang di Gen FM.

(video: dok. FranKKomiK X GembulPict)

FranKKomiK Dan Penerbit Republika Mempersiapkan GENG BEDUG

Geng Bedug, karakter komik karya Franki Indrasmoro dan Aria Baja yang telah diluncurkan melalui media sosial setahun lalu, kini mendapat angin segar untuk terbit di harian Republika.

Harian Republika adalah surat kabar harian yang telah bertahun-tahun berkontribusi dalam dunia jurnalisme, menyampaikan berita aktual dan terpercaya ke masyarakat Indonesia. Dan Republika kini membuka pintu selebar-lebarnya kepada FranKKomiK untuk berkreasi dan mengedukasi anak-anak Indonesia melalui Geng Bedug.

Berikut adalah cuplikan wawancara Republika dengan Franki dan Baja: http://m.republika.co.id/berita/video/ficer/17/03/03/om7wtw216-pepeng-naif-siapkan-komik-moral-untuk-edukasi-anakanak .

Geng Bedug rencananya akan terbit di bulan Ramadhan 2017 ini secara berkala, dan tak lama kemudian akan dipublikasikan dalam format buku cergam.

Tunggu kabar selanjutnya, Komikfrens!

gengbedug-001 gengbedug-logo

Pameran Cergam Medan Dan Mini Lauching Setan Jalanan 3

Untuk kamu yang menyukai komik dan tertarik dengan komik Indonesia, ada acara keren yang bisa kamu hadiri. Pameran Cergam Medan, di Bentara Budaya Jakarta (Jl. Palmerah Selatan No.17 RT. 4 RW. 2, Gelora, Jakarta Pusat 10270), tanggal 8-18 Desember 2016.

Mengapa Cergam Medan? Ini dia nih! Karena, ternyata kota Medan di provinsi Sumatera Utara memiliki peran cukup besar dalam sejarah komik Indonesia.

Bahkan, menurut penulis kawakan, Arswendo Atmowiloto, istilah ‘Cergam’ sendiri – yang kependekan dari kata ‘Cerita Bergambar’ – dicetuskan oleh komikus asal Medan, Zam Nuldyn, di sekitar tahun 1970 silam. Kamu bisa baca bagaimana persiapan kegiatan ini di: http://majalah.pabrikultur.com/komik/57/FGD-Cergam-Medan.

cergammedan1Ini adalah pameran karya dan arsip cergam (komik) Medan yang beredar di kisaran tahun 1955-1968. Sebuah periode yang penting dalam sejarah cergam di Indonesia.

Akan ada banyak agenda asik yang bisa kami ikuti selama kegiatan ini berlangsung, termasuk di antaranya Bazaar Cergam dan merchandise kerennya, juga mini-launching komik Setan Jalanan edisi ketiga karya Franki Indrasmoro & Haryadhi, di tanggal 17 Desember 2016, yang tergabung dalam sesi Rally Launching.

cergammedan2
Sumber foto:
https://www.facebook.com/beng.rahadian/posts/10154063963652227?comment_id=10154063981772227&reply_comment_id=10154063987647227&notif_t=mentions_comment&notif_id=1479949041018622

Jangan lupa datang untuk membeli cergam-cergam Indonesia, guys. Karena dengan membeli, kita turut mendukung majunya cergam Indonesia – berikut para senimannya.

FRANKKOMIK DAN SETAN JALANAN DI INDONESIA COMIC CON 2016

Tanggal 1-2 Oktober 2016 lalu, FranKKomiK dan Setan Jalanan berkesempatan untuk mengikuti salah satu acara Pop Culture terbesar di Indonesia, berikut cuplikan beberapa keseruan yang ada disana.

Terima kasih untuk kamu yang sudah mampir ke booth kami, dan terima kasih juga untuk Cendana Art Media, MalesBanget(dot)com, serta segenap pihak yang telah mendukung kami.

Para pemenang #SetanJalananRace bersama malesbanget(dot)com.

Terima kasih atas partisipasinya.

 

 

^