aktivitas

now browsing by tag

 
 

Interviewed FranKKomiK Di PopCon Asia 2018

Video liputan interviewed FranKKomiK pada acara Popcon Asia 2018 tentang komik Setan Jalanan dan Sabit Liar

SWEET 17! [Catatan Manis FranKKomiK Di Tahun 2017]

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Setahun serasa sehari. Sangat cepat. Secepat munculnya ide serta terwujudnya gagasan kami di FranKKomiK, yang berawal dari sebuah rencana kerja, hingga menjadi aksi kerjasama nyata dengan berbagai pihak, dan alhamdulillah, sedikitnya tercatat tak kurang dari tiga “proyek terbaik” telah berhasil kami luncurkan.

Di awal tahun 2017 kami menggebrak dengan sebuah proyek yang diberi judul Aksi Setan Jalanan, sebuah sandiwara radio yang diangkat dari komik trilogi Setan Jalanan yang ditulis kreatornya sendiri, Franki Indrasmoro, dan digambar oleh Haryadhi, terbitan Cendana Art Media (2013-2016), bekerjasama dengan 98.7 Gen FM Jakarta. Sandiwara radio yang memiliki istilah khusus Film Di Radio (FDR) sebanyak 10 episode ini mengudara setiap pekan sejak 13 April 2017.

Lauching Film Diradio Aksi Setan Jalanan

Lauching Film Diradio Aksi Setan Jalanan

Idenya muncul dari niatan FranKKomiK untuk mensosialisasikan komik lokal ke publik yang lebih luas – bukan lagi sekedar komunitas – dengan menggunakan corong media luar ruang yang belum biasa kami lakukan. Sebuah proyek lintas media yang bahkan boleh dibilang belum pernah dilakukan oleh studio maupun penerbit komik manapun di Indonesia, sejauh ini. Ternyata ide kami tersebut disambut baik oleh Gen FM. Dengan hanya beberapa kali pertemuan serta koordinasi teknis terkait pengembangan naskah yang ditulis oleh Ndit Naratama dan Hermawan Kurnianto, juga teknis produksi dibawah besutan sutradara Ndit Naratama langsung, akhirnya FDR Aksi Setan Jalanan berhasil tayang dengan para pemain (pengisi suara) berkelas, di antaranya Deva Mahendra, Abimana Aryasatya, Shareefa Daanish, Chelsea Islan dan Sammy Bramantyo, serta didukung oleh penata musik kenamaan, Ifa Fachir.

Kini re-run FDR Aksi Setan Jalanan masih dapat dinikmati di podcast dan kanal Youtube Gen FM dalam bentuk motion comics garapan rekan penerbit komik digital kami, Ciayo Comics.

Berikutnya adalah Geng Bedug, sebuah komik cerita positif untuk anak kreasi Arya Baja dan Franki Indrasmoro, yang berisi kisah dan nasihat ini berhasil terealisasi dengan baik bersama penerbit Rekomika, di bawah bendera penerbit Republika. Awalnya Geng Bedug tampil dalam format media sosial Instagram (akun @gengbedug) pada Ramadhan tahun 2016 silam, dan komik strip sebagai pengisi halaman khusus bulan Ramadhan tahun ini di harian Republika. Akhirnya kini Geng Bedug hadir dalam bentuk buku cetak dan pertama kalinya diluncurkan di acara Pop Con Asia 2017, 6 Agustus 2017. Komiknya digambar oleh Doni Kudjo, seorang komikus asal Semarang yang populer dengan beberapa karyanya yang bernafaskan Islam.

Launching Geng Bedug

Launching Geng Bedug di Popcon Asia 2017

Geng Bedug

Berbarengan dengan diluncurkannya Geng Bedug di Popcon Asia 2017, di sana kami juga meluncurkan lagi produk komik yang merupakan kolaborasi FranKKomiK dengan Skylar Comics, sebuah studio dan penerbitan komik sahabat kami – mempertemukan dua karakter komik lokal dari semesta yang berbeda. Setan Jalanan bertemu dengan Volt.

Volt X Setan Jalanan

Volt X Setan Jalanan

Sebetulnya ide ini sudah cukup lama muncul; sekitar tahun 2014 silam, menurut pengakuan Marcelino Lefrandt dari Skylar Comics (kreator Volt) dan Franki Indrasmoro dari FranKKomiK (kreator Setan Jalanan). Saat itu mereka tengah terlibat obrolan ringan di acara Jakarta Cosplay Parade. Awalnya hanya berniat mempertemukan Volt dan Setan Jalanan melalui medium foto saja. Namun pada kelanjutannya setelah foto beredar di media sosial, ternyata respon netizen sangat positif. Mereka menginginkan agar Volt dan Setan Jalanan benar-benar dipertemukan dalam cerita komik.
Menanggapi ini, Marcelino dan Franki kemudian membahas lagi lebih serius tentang konsep dan bagaimana merealisasikan ide ini, bersama co-creator Volt, Aswin Siregar. Kami sepakat menyebut pertemuan dua tokoh pembasmi kejahatan ini dengan nama Volt X Setan Jalanan (VSJ).

Awalnya VSJ ingin diterbitkan dalam bentuk buku cetak, di bawah penerbitan Skylar Comics. Namun tampaknya kami harus menerima kenyataan bahwa peluang komik Indonesia di pasaran belum terlalu mendukung geliat dan semangat para komikusnya. Terutama untuk genre cerita action. Proyek VSJ pun sempat terhenti di sepanjang tahun 2015.

Di awal 2017, datanglah Ciayo Comics, sebuah penerbit komik berbasis digital, yang khusus menerbitkan karya para komikus Indonesia. Ciayo datang ke FranKKomiK untuk mengajak Setan Jalanan bergabung dalam platform mereka. Ini merupakan kesempatan baik bagi kami menawarkan proyek VSJ – yang saat itu sedang vakum – ke Ciayo. Alhamdulillah, gayung bersambut. Ciayo tertarik dengan konsep kolaborasi kami dengan Skylar Comics tersebut.

Kini, VSJ bisa kalian nikmati secara gratis, hanya dengan mengunduh aplikasi Ciayo Comics di ponsel-pintar kalian, atau dengan masuk ke situs www.ciayo.com. VSJ ditulis naskahnya oleh Rama Reksoprodjo, digambar oleh M. Arief Russanto, dan warna oleh Iwan Joko Triyono bersama Warnia K. Sahadewa.

Tahun 2017 hari ini telah mencapai penghujungnya. Apa langkah selanjutnya FranKKomiK? Tentunya masih banyak progres pekerjaan yang sedang FranKKomiK lakukan, danmasih banyak ide, juga rencana yang hendak kami jalankan. Menghadapi tahun mendatang, kami akan terus mencoba membuat hal-hal baru yang nantinya akan bisa menjadi referensi serta kontribusi untuk industri komik Indonesia.

Terima kasih, 2017; tahun termanis & terbaik bagi FranKKomiK, sejauh ini – terhitung sejak berdirinya kami tahun 2015 lalu. Semoga di tahun mendatang akan lebih baik lagi. Baik untuk kami, baik untuk kalian, baik untuk Komik Indonesia.

Salam Komik Indonesia!

 

Jakarta, 31 Desember 2017

 

Aria Baja (co-Founder FranKKomiK)

FranKKomiK Siapkan 2 Agenda Di Popcon Asia 2017

Bukan isapan jempol lagi bahwa Popcon Asia telah menjadi salah satu acara pop culture yang besar di Indonesia. Acara tahunan yang berjalan sejak 2012 ini cukup membuktikan perlahan namun pasti, bahwa mereka layak diperhitungkan di kelasnya. Salah satu keunikan dari Popcon Asia adalah, bahwa acara ini mengangkat berbagai IP (Intelectual Property) lokal ke permukaan, baik itu IP komik, animasi, dan sebagainya produk kreatif, agar lebih dikenal orang banyak.

FranKKomiK sendiri sudah terlibat di Popcon Asia hampir setiap tahunnya acara ini digelar. Dan kini di tahun 2017 FranKKomiK mempersiapkan 2 agenda penting produk komik yang akan diluncurkan di sini.

1. Geng Bedug

Bekerjasama dengan penerbit Republika, komik Geng Bedug karya Aria Baja dan Franki Indrasmoro akan diluncurkan bukunya di perhelatan ini. Komik strip yang tampil perdana pada tahun 2016 secara online di laman Facebook dan Instagram akun @gengbedug ini juga turut mengisi halaman khusus Khazanah Ramadhan 2017, harian Republika. Yang diluncurkan di Popcon Asia adalah versi cetak
kumpulan komik strip yang pernah diterbitkan sebelumnya, ditambah beberapa cerita baru.

Geng Bedug berkisah tentang persahabatan Abduh, Soleh dan Aira, anak-anak kelas pengajian di masjid Al-Rasyid yang terletak di Gang Beduk, di kampung perbatasan Depok dengan Tangerang Selatan. Keseharian mereka yang penuh canda, kenakalan dan pertanyaan kritis ala anak-anak, terinspirasi dari kehidupan sehari-hari kita dan anak-anak kita.

“Diharapkan komik ini dapat menjadi hiburan alternatif di sela rutinitas kita yang kerap membuat kita penat,” jelas Baja, “Ini bukan komik Islami. Bukan komik religi. Ini adalah komik edukasi moral untuk anak. Cuma, kebetulan aja karakter utamanya anak-anak pengajian agama Islam, ditambah lagi, pemunculan awalnya pas di bulan puasa.”

Jadi, menurut Baja, bukan tidak mungkin nanti di kisah-kisah barunya Geng Bedug akan mengangkat tema cerita yang lebih umum.

2. Volt X Setan Jalanan

Berawal dari sesi foto iseng cosplay dari karakter Volt karya Marcelino Lefrandt dan Aswin Siregar, dengan karakter Setan Jalanan karya Franki Indrasmoro, lalu diterjemahkan menjadi fan art yang diberi judul Volt VS Setan Jalanan oleh salah seorang kawan mereka, akhirnya tercetus ide dari Marcelino untuk mempertemukan dua karakter komik aksi itu. Tanpa berlama-lama, diaturlah rapat
antara dua studio yang menggarap komik tersebut.

Skylar Comics adalah studio sekaligus penerbit komik yang menerbitkan Volt sejak 2010 silam, hingga tahun 2016 sudah menyelesaikan arc awal kisah Volt sebanyak 10 edisi; FranKKomiK telah menyelesaikan trilogi komik Setan Jalanan, dan hingga kini masih terus berupaya mensosialisasikan Setan Jalanan, memperkenalkannya ke publik yang lebih luas. Bersama, dibuatlah cerita Volt X Setan Jalanan.

Volt X Setan Jalanan ditulis naskahnya oleh Rama Reksoprodjo, dan gambarnya digarap oleh M. Arief Russanto. Diwarnai oleh Iwan Joko Triyono dan Warna K. Sahadewa, komik Volt X Setan Jalanan dirancang untuk terbit secara online berseri di CIAYO Comics. Silakan akses melalui www.ciayo.com, atau unduh aplikasinya untuk telepon pintarmu.

“Awalnya komik ini kami set untuk dicetak,” ungkap Franki, “Tapi pada perkembangan selanjutnya. Sebetulnya ide ngerilis format komik digital ini muncul ketika CIAYO datang untuk mengajak kerjasama Setan Jalanan. Gue pikir, lucu juga kalo komik Volt X Setan Jalanan diterbitkan digital di CIAYO. Mengingat saat ini tren membaca komik sepertinya lagi ke arah situ. Sekalian, itung-itung, ngebuka diri lagi, biar publik lebih luas bisa mengenal Setan Jalanan dan Volt.”

Buku komik Geng Bedug dan Volt X Setan Jalanan akan diluncurkan di Popcon Asia, 5-6 Agustus 2017, di Jakarta Convention Center. Tunggu info selengkapnya, segera.

Aksi Setan Jalanan Di Tumplek Blek 2017

Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, saat ini FranKKomiK bersama Gen FM tengah mempersiapkan proyek kolaborasi, merealisasikan produk turunan komik trilogi Setan Jalanan karya Franki Indrasmoro dan Haryadhi, sebuah drama radio yang berjudul Aksi Setan Jalanan. Read More >

Sosok Di Balik Setan Jalanan – Bincang Kincir

Selain dikenal sebagai drummer NAIF, Franki ‘Pepeng’ Indrasmoro juga adalah seorang penulis, khususnya untuk cerita komik. Tahun 2008 Franki memulai debutnya, menerbitkan Bonbinben bersama David Bayu dan penerbit Pustaka Lebah. Lalu di tahun 2010-2013 ia menerbitkan komik serial Petualangan NAIF dan Mesin Waktu (KomikNAIF).

Dan kini, sejak 2014 lalu, Franki menulis trilogi komik serial Setan Jalanan. Seri ketiganya baru saja terbit akhir 2016 lalu, dan kini sudah bisa kamu dapatkan di Toko Gunung Agung, Metro Bookstore, Togamas, TM Bookstore, Paperclip, dan tentunya di FrankStore (melalui SMS/WA ke noor 085715471197).

Berikut adalah video Bincang Kincir, sebuah wawancara eksklusif Franki dengan Kincir.com. Di sini Franki menceritakan proses perjalanan Setan Jalanan, dan rencana ke depannya. Nah, apa aja sih yang diobrolin Franki?

Buat lebih lengkapnya tonton aja videonya dan cek beritanya di www.kincir.com.

Sumber video:
https://www.youtube.com/watch?v=yB0HHEavE8M&t=93s

Pameran Cergam Medan Dan Mini Lauching Setan Jalanan 3

Untuk kamu yang menyukai komik dan tertarik dengan komik Indonesia, ada acara keren yang bisa kamu hadiri. Pameran Cergam Medan, di Bentara Budaya Jakarta (Jl. Palmerah Selatan No.17 RT. 4 RW. 2, Gelora, Jakarta Pusat 10270), tanggal 8-18 Desember 2016.

Mengapa Cergam Medan? Ini dia nih! Karena, ternyata kota Medan di provinsi Sumatera Utara memiliki peran cukup besar dalam sejarah komik Indonesia.

Bahkan, menurut penulis kawakan, Arswendo Atmowiloto, istilah ‘Cergam’ sendiri – yang kependekan dari kata ‘Cerita Bergambar’ – dicetuskan oleh komikus asal Medan, Zam Nuldyn, di sekitar tahun 1970 silam. Kamu bisa baca bagaimana persiapan kegiatan ini di: http://majalah.pabrikultur.com/komik/57/FGD-Cergam-Medan.

cergammedan1Ini adalah pameran karya dan arsip cergam (komik) Medan yang beredar di kisaran tahun 1955-1968. Sebuah periode yang penting dalam sejarah cergam di Indonesia.

Akan ada banyak agenda asik yang bisa kami ikuti selama kegiatan ini berlangsung, termasuk di antaranya Bazaar Cergam dan merchandise kerennya, juga mini-launching komik Setan Jalanan edisi ketiga karya Franki Indrasmoro & Haryadhi, di tanggal 17 Desember 2016, yang tergabung dalam sesi Rally Launching.

cergammedan2
Sumber foto:
https://www.facebook.com/beng.rahadian/posts/10154063963652227?comment_id=10154063981772227&reply_comment_id=10154063987647227&notif_t=mentions_comment&notif_id=1479949041018622

Jangan lupa datang untuk membeli cergam-cergam Indonesia, guys. Karena dengan membeli, kita turut mendukung majunya cergam Indonesia – berikut para senimannya.

FRANKKOMIK DAN SETAN JALANAN DI INDONESIA COMIC CON 2016

Tanggal 1-2 Oktober 2016 lalu, FranKKomiK dan Setan Jalanan berkesempatan untuk mengikuti salah satu acara Pop Culture terbesar di Indonesia, berikut cuplikan beberapa keseruan yang ada disana.

Terima kasih untuk kamu yang sudah mampir ke booth kami, dan terima kasih juga untuk Cendana Art Media, MalesBanget(dot)com, serta segenap pihak yang telah mendukung kami.

Para pemenang #SetanJalananRace bersama malesbanget(dot)com.

Terima kasih atas partisipasinya.

 

 

Kegiatan FranKKomiK Di Battle Of The Toys

Acara tahunan para kolektor action figures dan penggemar game juga komik, Battle Of The Toys (BoTT), kembali hadir. Kali ini BoTT diadakan di Kemayoran, tepatnya di gedung pameran JI-Expo.

FranKKomiK kali ini menghadirkan sesuatu yang baru, yaitu pembukaan pre order helm Setan Jalanan yang selama ini sangat diidamkan oleh para penggemar komik di Indonesia.

Pembukaan pemesanan helm Setan Jalanan itu akan berlangsung sejak hari pertama BoTT, yaitu hari Sabtu-Minggu, 27-28 Agustus 2016.

Mari hadiri BoTT, kawan-kawan!

battleofthetoys2016
preorder-helm-setanjalan

HARYADHI MENGUNGGAH CUPLIKAN HALAMAN SETAN JALANAN VOL. 3

Haryadhi, illustrator komik serial Setan Jalanan, tadi malam (Rabu, 6 April 2016) mengunggah ke Twitter dan Instagram halaman komik yang ia sedang kerjakan.

Seperti kita telah ketahui, buku ketiga Setan Jalanan direncanakan akan terbit dalam beberapa bulan ke depan.

“Kemungkinan bulan Juni atau Juli,” tutur Pepeng, yang bernama asli Franki Indrasmoro, sang kreator dan penulis cerita Setan Jalanan.

Setan Jalanan berkisah tentang petualangan seorang pemuda bernama Kelana Perwiro, yang bertarung melawan kejahatan sebagai Pemotor Misterius yang dikenal dengan julukan Setan Jalanan, sambil menelusuri jejak orang yang bertanggung jawab atas kematian kedua orangtuanya.

Setan Jalanan diproduksi oleh FranKKomiK, dan diterbitkan oleh Cendana Art Media. Kamu bisa beli serial Setan Jalanan di toko buku Gramedia, atau melalui FrankStore (store.frankiindrasmoro.com).

Setan Jalanan Live Show Di The Jakarta Toys & Comics Fair (JTCF) 2016

Read More >

^